Puisi Wira Nagara - Kumpulan Sajak Terbaik 13.1

Wira dikenal dengan potongan gaya rambut dan kumisnya yang unik. Kumis Wira sendiri dibuat seperti kumis Kompeni Belanda yang kedua ujungnya diplintir. Untuk urusan ini Wira amat rajin merawat bentuk kumisnya ini dan menjadi topik tersendiri saat SUCI 5 berlangsung. Selain itu saat tampil, Wira dikenal sebagai kontestan yang puitis dan penyair yang handal karena ketika tampil stand up comedy selalu melontarkan beberapa bait sajak baik yang menyiratkan rayuan gombal maupun hal-hal sederhana yang mampu mengundang kelucuan[5]. Karena kemampuannya ini, Wira dijuluki oleh kontestan SUCI 5 yang lain sebagai Budak Sajak.

Contoh lawakan yang diangkat Wira beserta sajaknya:

“ "Waktu kecil saya hobi main layangan, tetapi setelah saya gede hobinya ganti, KARENA AKU TAHU SAKITNYA DITARIK ULUR. Lalu saya ganti hobi dari main layangan jadi memancing, tetapi akhirnya aku malas, karena dari situ AKHIRNYA AKU TAHU LELAHNYA MENUNGGU." ”
Contoh lain dari lawakan syair Wira:

“ "Selamat Malam Balai Kartini, DAN SEMUA PENYESALAN YANG MASIH TERSISA DI HATI. Sakitnya tuh di sini, semua perih dan perih tersisa di sini (sambil menunjuk dada)....di sini....dan di sini.... kenapa di sini? KARENA DI SITU KADANG SAYA MERASA SEDIH!!"

Celkové hodnocení

Průměr hodnocení
3

Pro hodnocení programu se prosím nejprve přihlaste

Přejít do Google Play

Souhrnné informace o Puisi Wira Nagara - Kumpulan Sajak Terbaik

  • Verze programu

    13.1
  • Autor

  • Potřeba instalace

    ne
  • Velikost souboru

    2,6 MB
  • Staženo

    5× celkem
    0× tento měsíc
  • Poslední aktualizace

    12. 7. 2019

Něco jsme propásli?

Dejte nám vědět. Upozornit redakci Stahuj
Velice děkujeme za Vaše podněty